Sandi Targetkan 2.000 Angkot Ikut OK Otrip Akhir 2018

Sandi Targetkan 2.000 Angkot Ikut OK Otrip Akhir 2018 Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan 2.000 angkutan kota ikut program OK Otrip pada akhir 2018. Sandiaga menyebut angkot yang ikut OK Otrip saat ini belum maksimal.

“Kalau kami lihat dari konversinya (OK Otrip) ini masih hitungan puluhan atau mungkin ratusan kendaraan. Harusnya ditambah lagi jumlahnya. Harusnya kami targetnya masuk ke 2.000-an di akhir tahun ini,” kata Sandiaga di kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta SelatanSandiaga ingin ada perkembangan signifikan mengenai jumlah angkot anggota OK Otrip. Dia meminta jajarannya, baik PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) maupun Dinas Perhubungan DKI, bisa merangkul para pengusaha angkot supaya mau bergabung dengan OK Otrip.

“Saya ingin tiga sampai enam bulan ke depan di 2018 ini ada secara konkret. Bagaimana merangkul teman-teman di pengusaha dan operator angkot karena ini jumlah yang besar. Juga nanti di wilayah Metromini dan Kopaja juga. Leading sector-nya memang TransJakarta,” ujar Sandiaga.”Karena kalau tidak bisa tereksekusi dan tidak dapat persetujuan dari operator angkot juga tidak akan sukses OK Otrip ini,” imbuh dia.

Program OK Otrip bisa dibilang belum diminati pengusaha angkot di Jakarta. Sebab, dari 22 operator angkot, baru dua yang bergabung dengan OK Otrip, yakni Budi Luhur dan KWK.

Sopir angkot rute Tanah Abang pun pernah berunjuk rasa di Balai Kota DKI mengenai OK Otrip. Mereka tidak setuju dengan aturan mengenai jarak 170 kilometer yang harus ditempuh setiap hari.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*