Kejutan Shin Tae-yong: Singkirkan Pemain Lama, Abaikan 3 Kapten Timnas Indonesia, dan Panggil Wajah Baru yang Masih Segar

Shin Tae- yong tidak menyudahi bereksperimen kepada skuat Timnas Indonesia tingkat tua. Administrator instruktur asal Korea Selatan itu kembali membuat kejutan pada catatan pemeran yang dipanggilnya buat konsentrasi bimbingan di Jakarta.

Shin Tae- yong hendak kembali bertindak dengan meracik skuad Timnas Indonesia pada TC di Stadion Madya, Jakarta, 23 Juli- 8 Agustus 2020.

TC ini ialah kali kedua Shin Tae- yong melatih Timnas Indonesia tingkat tua. Tadinya, beliau sudah menggembleng Febri Hariyadi serta kawan- kawan pada Februari 2020.

Pada TC Februari 2020, Shin Tae- yong langsung mengganti wajah Timnas Indonesia. Ia menaikkan banyak pemeran belia dari timnas U- 22 serta U- 19 ke tua. Misalnya bek Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, bek PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga, Penyerbu Arema FC, Muhammad Rafli, serta striker Bali United, Irfan Jauhari.

Sedemikian itu pula pada TC kali ini. Shin Tae- yong membuat modul pemeran Timnas Indonesia lebih fresh. Tidak penglihatan bulu, beliau melalaikan sebagian pemeran tua yang sudah jadi langganan Timnas Indonesia.

Shin Tae- yong apalagi meminggirkan 3 kapten Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Bumi 2022 Alam Asia pada tahun kemudian. Ketiganya merupakan Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama Adat, serta Yanto Basna. Ketiganya sudah jadi atasan di dalam regu semenjak satu tahun belum lama.

Masa Stefano Lilipaly Berakhir?

Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, menyapa partisan berakhir menaklukkan Timor Leste pada peperangan Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Selasa( 13 atau 11). Indonesia berhasil 3- 1 atas Timor Leste.

Kejutan dari Shin Tae- yong tidak menyudahi di sana. Ia pula tidak memanggil 2 pemeran Bali United, Stefano Lilipaly serta Ricky Fajrin. Sementara itu, keduanya ialah badan senantiasa Timnas Indonesia semenjak 2008.

Spesial Lilipaly, ketetapan Shin Tae- yong meninggalkannya dalam TC kali ini melahirkan persoalan besar. Alasannya, penampilan gelandang pewarganegaraan asal Belanda itu tidak jelek- jelek amat sepanjang berseragam Timnas Indonesia. Lilipaly memahat 3 berhasil serta 4 assists dalam 25 peperangan bersama timnas tua.

Tetapi, merujuk dari kepribadian gelandang yang terpanggil ke TC Timnas Indonesia, Shin Tae- yong nampak tidak menginginkan daya Lilipaly, yang sering berfungsi bagaikan gelandang serbu, winger ataupun penyerbu lubang. Karena, di posisi itu sudah diisi oleh pemeran yang lebih fresh semodel Adam Alis serta Egy Maulana Vikri.

Waktunya Pemeran Terkini Muncul Gigi

Indonesia U- 22 vs Iran U- 23

Gelandang Timnas Indonesia U- 22, Egy Maulana Vikri, melaksanakan selebrasi berakhir mengecap berhasil ke gawang Timnas Iran U- 23 pada peperangan percobaan coba global di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu( 16 atau 11). Indonesia berhasil 2- 1 atas Iran.

Shin Tae- yong pula banyak memanggil julukan terkini pada TC kali ini. Ia membagikan peluang pada pemeran semacam Arif Pahlawan, Yakob Sakuri, Kushedya Hari Yudo, serta Dendy Sulistyawan buat muncul gigi.

Tidak hanya itu, Shin Tae- yong pula melihat pemeran yang lama tidak menguatkan Timnas Indonesia. Rivki Mokodompit serta Johan Alfarizi, misalnya. Terdapat pula Ryuji Utomo serta Dendy Sulistyawan yang terakhir menguatkan Timnas Indonesia, itu juga tingkat U- 22, pada 2017.

Pasti, dari catatan pemeran yang terpanggil Shin Tae- yong, yang sangat mengambil atensi merupakan Egy Maulana Vikri. Buat kedua kalinya, gelandang Lechia Gdansk itu terpanggil Timnas Indonesia tingkat tua.

Panggilan ini jadi fakta kalau Shin Tae- yong menghormati mutu serta peperangan Egy yang dikala ini sedang berupaya buat mendobrak kompetisi kencang di Eropa. Pemeran berumur 20 tahun ini direncanakan hendak berasosiasi dalam TC pada minggu depan sehabis menyelesaikan masa bersama Lechia Gdansk.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*