Perampok Aniaya Kepala Dusun dan Gondol Uang Rp 25 Juta

Perampok Aniaya Kepala Dusun dan Gondol Uang Rp 25 Juta Seorang kepala dusun di Sukabumi, Jawa Barat, jadi korban pencurian disertai kekerasan terhadap Senin (8/4) malam. Uang tunai sebesar Rp 25 juta raib digondol perampok.

Informasi dihimpun, kejadian bermula saat korban, Saeful Majid, warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, mempunyai uang Rp 25 milik orang tuanya. Korban lantas menyita uang sebesar Rp 10 juta di keliru satu bank di Cidahu hingga total uang yang dibawa korban sebesar Rp 35 juta.
Tidak lama sehabis itu korban bergegas ke kantor kecamatan gara-gara tersedia keperluan. “Dia mengaku bersua dua orang tak dikenal, saat itu tanpa sadar, korban dikira terhipnotis sehabis sebagian saat diajak mengobrol ke-2 pelaku,” kata Kapolsek Cidahu AKP Afrizal kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Dalam kondisi setengah menyadari Saeful ikuti ajakan pelaku untuk pergi ke kawasan perkebunan yang sepi di Kampung Pasirmuncang, Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng. Korban dianiaya kawanan perampok tersebut. Saeful mengaku sempat menjaga tas berisi uang, namun pelaku memukul kepalanya.

“Kepala korban terluka, gara-gara dia sempat melawan saat pelaku bakal menyita tas berisi uang. Pelaku melarikan diri, saat korban sempat mengimbuhkan kabar kepada temannya. Kasusnya sendiri masih dalam penyelidikan,” ujar Afrizal.Saeful diketahui sempat hilang kontak hingga akhirnya ditemukan di perkebunan. Dia tersungkur bersama dengan motornya.

“Kami terima laporan dari bagian Saeful Pak Juanda, katanya dikirimi titik wilayah oleh korban. Kita sama-sama mencari akhirnya dia ditemukan dalam kondisi layaknya orang linglung, kami bawa ke rumah warga lantas dibawa ke klinik setempat,” kata Suryana, teman kerja korban.

Selain itu, Suryana melihat mata uang pecahan Rp 100 ribu berserakan di kira-kira lokasi. “Uang Rp 100 ribu yang berserakan itu berjumlah Rp 10 juta, mirip layaknya kuantitas uang yang diambil alih korban dari bank. Namun pelaku sukses mempunyai uang Rp 25 juta milik orang tuanya,” ujar Suryana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*