Teknik Dasar Pencak Silat, Olahraga Bela Diri Asli Indonesia

Pencak silat ialah seni bela diri yang berasal dari Indonesia. Kemahiran melakukan olahraga ini harus ditunjang penguasaan teknik dasar pencak silat yang baik. Gerakan pencak silat bervariasi dan terdiri dari kombinasi antara pukulan, tendangan dan pengetahuan tentang bagian terlemah pada tubuh manusia.

Banyak ahli sejarah mengungkapkan bahwa pencak silat pertama kali dijumpai di provinsi Riau pada zaman kerajaan Sriwijaya di abad VII. Kala itu, pencak silat masih sederhana, berupa gerakan tangan dan kaki. Seni bela diri ini kemudian menyebar ke wilayah semenanjung Malaka hingga pulau Jawa.

Tak hanya sebagai seni bela diri, pencak silat juga bermanfaat sebagai olahraga untuk meningkatkan kekuatan otot. Dilansir dalam ‘Pendidikan Jasmani dan Kesehatan’ oleh Asep Kurnia Nenggala, pertahanan yang digunakan dalam pencak silat adalah tangan, kaki, tumit, siku, jari-jari serta kepala.

 

Gerakan pertahanan yang umum dikenal dalam pencak silat seperti kuncian, lepasan, sikutan, tendangan hingga serangan menggunakan lutut.

Berikut ini beberapa teknik dasar pencak silat:

1. Teknik Kuda-kuda

Teknik dasar pencak sila salah satunya ialah teknik kuda-kuda yang terdiri dari kuda-kuda depan, kuda-kuda tengah, kuda-kuda belakang, kuda-kuda samping, kuda-kuda silang dan kuda-kuda depan dan belakang. Kuda-kuda merupakan sikap menapakkan kaki yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan saat menyerang ataupun bertahan.

2. Teknik Sikap Pasang

Sikap pasang adalah teknik pencak silat yang posisinya dikombinasikan dengan kuda-kuda dan bersifat fleksibel sesuai dengan situasi, bisa saat bertahan ataupun menyerang.

3. Teknik Pola Langkah

Dalam jurus pencak silat, pola langkah terdiri dari beberapa macam yaitu pola langkah lurus, pola langkah zig-zag, pola langkah U, pola langkah S, pola langkah segitiga dan pola langkah segi empat.

4. Teknik Arah

Teknik dasar pencak silat lainnya adalah arah. Teknik arah berhubungan dengan kemana pesilat akan melangkah saat menyerang ataupun bertahan. Teknik arah ini juga dikenal dengan delapan penjuru mata angin.

5. Teknik Tendangan

Di dunia pencak silat ada empat teknik tendangan dalam pencak silat. Ada tendangan lurus, tendangan sabit, tendangan T, tendangan jejak dan tendangan belakang.

6. Teknik Pukulan

Gerakan pukulan bisa digunakan untuk menyerang lawan ataupun bertahan. Ada empat jenis teknik pukulan yaitu pukulan lurus, pukulan tegal, pukulan bandul dan melingkar.

7. Teknik Tangkisan

Tangkisan menjadi teknik dasar yang penting untuk bertahan. Tangkisan juga merupakan usaha pertahanan dari serangan lawan. Ada tiga jenis teknik tangkisan yaitu tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas dan tangkisan bawah.

8. Teknik Guntingan

Teknik dasar pencak silat guntingan ini merupakan salah satu teknik untuk menjatuhkan lawan. Guntingan dalam pencak silat adalah posisi menyerang untuk menjatuhkan lawan kita dengan sasaran kuda-kuda lawan. Metodenya adalah kaki berlawanan dan menjepit.

Jenis-jenis teknik pencak silat guntingan ada guntingan depan, guntingan samping, guntingan belakang dan guntingan atas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*